Now streaming ஜூன் 16, 2026
Hot pulse
India News

‘Pristine forests at risk’: Jairam Ramesh urges Rajnath Singh to rethink Great Nicobar airport, expand INS Baaz instead

Mark Smith 3 mins read 4 views

Hutan Lestari Berisiko: Jairam Ramesh Minta Revisi Proyek Bandara Great Nicobar, Fokus pada Ekspansi INS Baaz Pristine forests at risk - Pembangunan bandara

‘Pristine forests at risk’: Jairam Ramesh urges Rajnath Singh to rethink Great Nicobar airport, expand INS Baaz instead

Hutan Lestari Berisiko: Jairam Ramesh Minta Revisi Proyek Bandara Great Nicobar, Fokus pada Ekspansi INS Baaz

Pristine forests at risk – Pembangunan bandara di Great Nicobar dinilai berpotensi mengancam hutan lestari, yang disebutkan Jairam Ramesh, anggota Partai Congress, dalam surat yang ia kirimkan kepada Menteri Pertahanan Rajnath Singh. Ia menyarankan agar rencana proyek ini direvisi dan lebih baik mengekspansi landasan pacu INS Baaz di kawasan yang lebih ramah lingkungan. Menurut Ramesh, keputusan saat ini bisa menyebabkan kerusakan ekosistem yang signifikan di Kepulauan Andaman dan Nicobar.

Argumen untuk Ekspansi INS Baaz

Dalam surat yang diterbitkan pada Jumat lalu, Ramesh menyatakan bahwa ia pertama kali mengusulkan alternatif ekspansi INS Baaz pada 16 Mei. Ia menegaskan bahwa pilihan ini tidak hanya sesuai untuk kebutuhan militer strategis, tetapi juga bisa menjaga keseimbangan ekologis. Ramesh menekankan bahwa ekspansi INS Baaz akan meminimalkan penggundulan hutan dibandingkan membangun bandara baru di area yang lebih rentan.

Dari total 142 hektar lahan yang direncanakan, 142 hektar terletak di kawasan perlindungan ICRZ-1A. Kawasan ini meliputi area penting bagi kura-kura yang bertelur di pantai, terumbu karang, serta habitat burung megapode Nicobar yang langka. Jika proyek bandara berjalan, hutan tersebut akan terusik, dan kehilangan fungsi ekosistemnya. Selain itu, proses pembangunan akan memaksa pindahnya kura-kura air asin ke tempat lain, yang berdampak pada pola migrasi mereka.

Perlawanan dari Kritikus dan Masyarakat

Ramesh menyebutkan tujuh alasan mengapa lokasi bandara di Gandhi Nagar-Shastri Nagar tidak ideal. Lokasi ini memerlukan penggundulan dua bukit hutan dengan ketinggian 115 meter, mengancam keberlanjutan lingkungan. Ia menambahkan bahwa hutan yang masih asli berisiko rusak dalam skala besar, terutama karena proyek ini akan memakan 225 hektar hutan perlindungan dan 130 hektar lahan yang dimiliki komunitas Shompen.

“Pembangunan bandara di Great Nicobar akan merusak hutan yang masih asli berisiko dan mengganggu kehidupan banyak spesies yang langka,” tulis Ramesh dalam suratnya.

Proyek ini juga berpotensi mengganggu kehidupan dua desa yang berada di atas lahan yang direncanakan. Desa tersebut berisi 234 keluarga mantan prajurit yang telah dipindahkan tiga kali dalam beberapa tahun terakhir. Penggundulan hutan dan pergeseran habitat bisa memperburuk kondisi lingkungan serta mengurangi keanekaragaman hayati daerah tersebut.

Sebelumnya, Ramesh mengingatkan bahwa pemerintah belum melakukan analisis dampak lingkungan yang komprehensif. Ia menilai bahwa proyek ini, meski penting secara ekonomi, tidak cukup memperhatikan aspek ekologis. Dengan mengekspansi INS Baaz, India bisa memenuhi kebutuhan logistik tanpa mengorbankan hutan yang menjadi tempat perlindungan alami.

Proyek Strategis Maritim

Menteri Pertahanan Rajnath Singh menegaskan bahwa proyek Great Nicobar penting untuk kepentingan maritim India. Namun, kritik terhadap keputusan ini semakin kuat, terutama dari konservasionis dan masyarakat setempat. Dalam suratnya, Ramesh menyoroti bahwa kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh bandara baru lebih parah dibandingkan pengembangan terhadap fasilitas yang sudah ada.

“Pembangunan bandara Great Nicobar akan menyebabkan hutan yang masih asli berisiko hancur, sementara ekspansi INS Baaz bisa menjadi solusi yang lebih berkelanjutan,” tambah Ramesh.

Proyek ini menarik perhatian publik karena dianggap sebagai upaya untuk mendukung satu pengusaha yang ingin membangun hotel dan kasino di lahan sensitif. Pemimpin Partai Congress Rahul Gandhi mengkritik rencana ini, menyebutnya sebagai bagian dari upaya ekonomi yang mengorbankan alam. Ramesh menegaskan bahwa keputusan ini perlu dipertimbangkan kembali dengan perspektif lingkungan yang lebih luas.

Dengan memperluas INS Baaz, pemerintah bisa mengoptimalkan infrastruktur yang sudah ada, mengurangi tekanan terhadap hutan, dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Jika tidak, kehilangan hutan yang masih asli berisiko akan berdampak jangka panjang pada ekosistem dan kehidupan makhluk yang bergantung padanya. Ramesh menyarankan agar keputusan akhir diambil setelah evaluasi dampak lingkungan yang lebih mendalam dilakukan, mengingatkan kementerian untuk mengedepankan keberlanjutan alam dalam pengambilan kebijakan.

Gabung diskusi